Dendang Cinta Ayah Bunda
Berarak sajak pujangga.. lalu terdiam.. entah menghayati atau sekedar berlalu menikmati remang2nya malam ini menghitung kisah kisah indah sejenak jari jariku bermain meliku menari dibawah sinar lampu seperti kala itu, ketika kau mainkan jemari tanganmu dalam hamparan asa dan fatamorgana ketika itu kunikmati sentuhanmu.. kunikmati dendanganmu.. lalu kuterlelap dan aku tak lagi tahu akankah aku … Continue reading →
Link to full article
Link to full article
Comments
Post a Comment